Berburu Destinasi Dikota Jogja

Gungkidul-Berwisata untuk melepas lelah tak selalu identik dengan nuansa yang santai tanpa harus membuang-buang tenaga. Orientasi wisata di Indonesia kini justru mulai berubah. Wisata pengalaman kini makin banyak digandrungi meski terkesan ekstrem dan membutuhkan banyak tenaga.
Sejumlah wisata memicu adrenalin seperti flying fox, berkendara menyusuri medan berat serta mendaki gunung kini menjadi pilihan menarik baik anak-anak hingga orang tua.
Salah satu kalangan yang senang mendaki gunung adalah kelompok pecinta alam seperti Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Islam Negeri (UII) atau biasa dikenal Mapala Unisi. Ayu salah satu anggota Mapala Unisi, Jumat (1/6) mengungkapkan, meski membuang banyak tenaga kenikmatan mendaki gunung sungguh luar biasa terlebih jika berombongan.
Untuk mendapat kenikmatan itu masing-masing pendaki cukup mengeluarkan uang sekitar Rp100.000. “Itu sudah termasuk makan, kami kan iuran. Mulai dari Jumat hingga pulangnya Minggu,” tuturnya. Mapala Unisi kerap mengagendakan naik gunung seperti Merapi, dan Gunung Slamet.

Jeep Kaliurang
Bagi yang ingin menikmati rekreasi yang tak kalah menyenangkan, cobalah wisata jeep di Kaliurang, Sleman. Pengelola Kaliurang Adventure Riswanto Nugrojo mengatakan sebenarnya paket wisata ini telah ada sejak 2008 silam.

Dengan menggunakan kendaraan jeep dan dipandu seorang supir, tamu diajak melewati medan yang sulit, bahkan tamu diajak menyusuri Kali Gendol, tempat lahar dingin mengalir. Tamu juga diajak melihat fenomena menarik yang ada di sekitar Merapi, seperti batu yang terlihat seperti seorang manusia, batu kopong dan juga pemandangan menarik lainnya.
Untuk paket wisata lava tour ini, pihaknya menawarkan berbagai paket menarik, misalnya sunrise dan paket menikmati lava tour.
Cave Tubing Kalisuci
Jika ingin mencoba menikmati serunya liburan di sungai, bisa Cave Tubing di Kalisuci Gunungkidul. Liburan ini memberikan sensasi olahraga jantung, tantangan dan pemandangan yang menakjubkan. Jangan khawatir karena keselamatan dan kenyamanan wisatawan menjadi faktor utama.
Kepada Harian Jogja, Jumat (1/6), Muslam Winarto, Ketua Pokdarwis Kalisuci mengatakan Cave Tubing di Kalisuci hanya membutuhkan perjalanan 6 km sebelah timur dari Kota Wonosari, tepatnya di daerah pedukuhan Jetis, Pasar rejo, Semanu, Gunungkidul.
“Kami menawarkan keindahan alam gua yang masih asri,” jelas Winarto.

Ada tantangan yang harus dilalui dalam perjalanan menuju Gua Kalisuci yakni traking perbukitan. Kemudian, setelah tiba di gua, wisatawan akan diajak untuk menuruni gua yang berada sekitar 30 meter hingga 40 meter dari atas permukaan tanah.
Di dalam gua ini, ada pemandu yang menunggu dan memberikan pembekalan berupa pelampung, body protektor, serta helm. Wisatawan akan diajak untuk menyelusuri sungai bawah tanah yang memiliki arus yang cukup deras namun aman untuk ditelusuri.
“Perjalanan di dalam goa sejauh 700 meter, dengan tempuh waktu 1,5 hingga 2 jam,” katanya.
Wisatawan akan mendapatkan pengalaman yang seru saat menelusuri gua yang sangat gelap.
Untuk satu orang, tarif yang dikenakan sebesar Rp65.000. Tarif sudah termasuk pelampung, peralatan keamanan serta pemandu wisata.(Garth Antaqona/Devi Krismawati/Bhekti Suryani)(harianjogja.com)

Posted on June 16, 2012, in wisata and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: